DISTRIBUTOR RESMI PT NATURAL NUSANTARA N-393316 MELAYANI PENDAFTARAN BARU DISTRIBUTOR DAN MELAYANI PEMBELIAN PRODUK NASA UNTUK SELURUH INDONESIA DAN LUAR NEGERI.HUBUNGI BBM KAMI D1FFBD9D /085232128980 /+ 62 855 7484 4543 / +85298598174

Budidaya Anggur PT.Natural NUsantara ( Vitis sp)

PENDAHULUAN
SARAT TUMBUH
ketinggian 25-300m dpl, suhu 25-31 C, kelembapan udara 75-80 %, intensitas penyinaran 50%-80%, 3-4bulan kering, curah hujan 800mm/th dan Ph tanah 6-7. Tipe tanah : liat dan liat berpasir ( Alluvial dan grumosol)

PERSIAPAN LAHAN
1. Bersihkan lahan, cangkul / bajak sampai gembur.
2. Pengapuran pada tanah masam dosis 5ton/ha.
3. Buat saluran pemasukan dan pembuangan air irigasi.
4. Buat lubang tanam 60x60x50 cm / 75x75x70cm, jarak tanam 3x3m / 4x5m. kering anginkan2-           4minggu , isikan tanah lapisan bawah ke dasar lubang.
5. Campurkan tanah lapisan bagian atas : pupuk kandang(20-40) : pasir perbandingan 1:1:2 serta             Natural GLIO 5-10 gram/lubangdan sisakan ke lubang bagian atas.

PENYIAPAN BIBIT
Bibit siap tanam pada umur 1,5-2 bulan, perkarannya 5-10cm, tumbuh sehat, bertunas dua,. Kebutuhan bibit jarak tanam 3x3cm sebanyak 890 batang/ha. jarak tanam 5x 4cm sebanyak 500 batang/ha. Sebulan sebelum tana, bibit anggur terpilih di adaptasikan di sekitar lahan.

PENANAMAN
Waktu penanaman di akir musim hujann( april-juni). Siram bibit dengan POC NASA (1-2 ttp/10lt air) satu minggu sebelum tanam. Beri naungan sementara. Semprot POC NASA 1-2ttp/tangki/10 hati hingga usia 3 bulan setelah tanam.

PENGAIRAN
Pengairan tanaman muda 1-2 kali sehari dan dewasa 3hari sekali. Tiga hari sebelum di pangkas, pengairan di hentikan dan 2-3 hari setelah pemangkasan air di berikan kembali. Pengairan setelah pemupukan dan di hentikan menjelang pemetikan buah.

PENYIANGAN DAN PENDANGIRAN
Lahan di jaga kebersihannya dari gulma dan penggemburan tanah (pendangiran) di lakukan sebulan sekali agar bidang tetap bersih dan gembur.

PEMUPUKAN
Pemupukan di sebar dan dicampur merata tanah secara melingkar sejauh 25cm dari batang lalu di tutup dan di airi atau dengan mengocorkann pupuk.
Pemupukan berdasarkan umur tanaman, yaitu :
A. Tanaman muda hingga umur enam bulan ( per pohon )
Umur Tanaman
Jenis Dan Dosis Pupuk
10 hari – 3 bulan
Interfal 10 hari sekali
Urea 7,5 gr atau ZA 10 gr
Tiap kali pemupukan
Ø  3 – 6 bulan
Intrfal 15 hari sekali
Urea 15 gr atau ZA 20 gr
Tiap kali pemupukan
Tiap 2 – 3 bulan sekali
SUPERNASA 0,5 – 1 sdm
Per 10 liter air per pohon
2 – 3 minggu sekali
POC NASA 2 – 4 ttp / tangki
B. Tanaman Umur 6 bulan 1 tahun ( per pohon)
Umue tanaman
Jenis dan dosis pupuk
Ø  6 bulan
SUPERNASA 1–2 sdm +
Urea 22,5 gr / ZA 30 gr
12 bulan
SUPERNASA 1-2 sdm +
Urea 33,75 gr/ZA 45 gr
12 bulan
SUPERNASA 1-2 sdm +
Urea 50 gr/ ZA 45 gr
Setiap 1 bulan sekali
POC NASA 3-4 ttp/ tangki
 Catatan :
- Pemberian SUPERNASA di kocorkan.
- Akan lebih optimal penyemprotan POC NASA ( 3-4ttp) + HORMONIK (1ttp) per tangki.

Tanaman produktif berbuah ( lebih dari 4th). Pemupukan 3 kali setahun ( April, Agustus, Desember) dosis tiao kali pemupukan 600gr Urea + 300gr TSP + 375gr KCL + SUPERNASA 1-2 sdm/10lt air/pohon.

PEMBUATAN RAMBATAN
Perlu pembuatan rambatn dengan model :
  1. Model para-para, tinggi para-para di pasang sesuai jarak tanam anggur dengan ketinggian 2-3,5 m dan di pasang para-para berupa anyaman kawat atau bilah bambu atau kayu. jarak mata anyaman 40cm.
  2. Model pagar/Kniffin, di buat berbentuk pagar. Jarak antar tiang 3-5m dan ketinggian 150-200cm. hubungkan dengan kawat yang di pasang mendatar sebanyak 2-3 jajar. Kawat pertama di bagian bawah letaknya 60cm dari permukaan tanah, dan kawat di atasnya berjarak 70cm.
  3. Model perdu, berupa pohon atau kayu biasa, penyangga sepanjang 2m dan lebar selebar 2m.
Pemasangan rambatan di lakukan sebelum tanaman di pangkas dan di bentuk.

PEMANGKASAN DAN PEMBENTUKAN POHON
Ø  Waktu pemangkasan yang tepatberumur 1 th.
Ø  Usahakan tiap pohon mempunyai batang pokok, cabang primer, sekunder dan tersier
Ø  Potong batang tanaman setinggi para-para,sehingga tumbuh tunas baru ( cabang primer)
Ø  Dua minggu cabang yang tumbuh memanjang lebih kurang 1m segera di pangkas pada bagian ujungnya agar tumbuh tunas baru ( cabang sekunder)
Ø  Cabang sekunder yang panjang 1m di pangkas titik tumbuhnya agar tumbuh tunas baru( cabang tersier)
Ø  Cabang trsier inilah yang menghasilkan buah.
Ø  Ciri cabang yang siap di pangkas, ujung tunasnya mudah di patahkan dan apabila di pangkas meneteskan air, cabang berwarna coklat.
Ø  Perhatikan ciri visual mata tunas yang dipangkas, mata tunas vegetatif bentuknya runcing dan generatif tumpul
Ø  Cara pemangkasan anggur yaitu :
> Pangkas pendek, sisakan 1-2 mata
> Pangkas sedang, sisakan 3-6 mata
> pangkas panjang, sisakan 7 atau lebih mata

PENGELOLAHAN BUNG DAN BUAH
²  Pangkas pembuahan di lakukan 2 tahap setahun yaitu bulan Maret-april dan Juni-Agustusdan di lakukan pada cabang-cabang tersier yang telah berumur 1 tahun.
²  Cabang-cabang yang tumbuh subur di pangkas dan sisakan 4-10 mata tunas, sedang cabang yang kurang subur sisakan 1-3 mata tunas.
²  Cabang atau ranting sisa pemangkasan di bentangkan dan di atur merata di seluruh permukaan para-para, lalu diikat ke kanan dan kiri dengan tali.
²  Semprot dengan HORMONIK dosis 1-2 ttp per tangki setelah di pangkas setiap 7-10hari sekali.
²  Pelihara 3 malai bunga tiap tunas dan potong tunas baru yang tumbuh di atas bunga sampai terbentukbakal buah.
²  Jarangkan buah pada dompolan 50%-60% yaitu waktu ukuran buah sebesar biji asam dengan mengambil butir-butir buah yang letaknya berhimpitan, bertangkai panjang, apnormal, rusak dengan gunting kecil yang setiril.
²  Jika musim hujan,  pasang atap plastik putih pada para-para dan bungkus buah dengan kantong plastikmatau kertas semen.

PENGELOLAHAN HAMA DAN PENYAKIT
HAMA
Kutu phyloxera (Phyloxera vitifolean), mengisap cairan akar dan daun. Gejala : di daun terbentuk bisil-bisil kecil dan akar membengkak seperti kutil, akibatnya tumbuh kerdil, layu , dan buah sedikit. Pengendalian : pangkas tanaman terserang dan di bakar, semprot natural BVR atau Pestona.
Tungau merah (Tetranyukhus sp), bercak-bercak kuning pada daun dan berubah hitam, akibatnya kerdil dan buah berkurang. Pengendalian : semprot dengan Natural BVR atau Pestona.
Ulat Kantong ( Mahasena corbetti ), memakan atas bagian daun, terjadi lubang-lubang kecil pada daun. Pengendalian : pangkas dan potong tanaman terserang berat dan bakar dan semprot dengan Pestona + POC NASA.
Kumbang Daun ( Apogonia destructor ), memakan atau merusak daun, kemudian membuat lubang-lubang kecil pada permukaan daun. Pengendalian : pasang lampu perangkap dan musnahkan, semprot dengan Pestona.
Ulat grayak ( Spodoptera sp ), menyerang daun hingga rusak dan berlubang. Pengendalian : semprot dengan Natural VITURA.
Ngengat buah anggur ( paralobesia viteana atau berry moth), larva pemakan bunga dan buah yang masih pentil dan tua sehingga buah menjadi tidak normal. Pengendalian : buang buah rontok dan bakar , semprot pestona paling lambat 14 hari sebelum panen.
Hama lain seperti tikus,burung,tupai,dan kelelawar, Pengendalian : sanitasi kebun, bungkus buah, menghalau hama dan pasang perangkap.

PENYAKIT
Tepung palsu (Downy mildew), jamur plasmopora viticola, menyerang batang muda,sulur,tangkai buah dan butir buah. Pengendalian : kurangi kelembapan kebun ( dipangkas ) potong dan musnahkan tanaman terserang, pasang naungan, Natural GLIO dan gula pasir.
Cendawa tepung (powder mildew), jamur Unciluna necator, menyerang stadium pertumbuhan. daun menggulung ke atas dan bentuk apnormal di tutupi tepung berwarna kelabu hingga gelap, batang sakit coklat. Pengendalian : semprot Natural GLIO + gula pasir.
Bercak daun ( cercospora viticola dan alternatia vitis ), timbul bercak-bercak coklat dan bintik-bintik hitam sehingga buah dan tunas kering dan rontok. Pengendalian : Sanitasi kebun, mengurangi kelembapan kebun, potong dan musnahkan daun terserang, semprot dengan Natural GLIO.
Karat daun, jamur Physopella ampelopsidis, terdapat tepung berwarna jingga pada sisi bawah daun dan pada sisi atas daun terdapat bercak-bercak hijau kekuningan dan seluruh permukaan tertutup tepung sehingga daun kering dan rontok. Pengendalian : pangkas daun sakit dan semprot dengan Narural GLIO + gula pasir.
Busuk hitam ( Black Rot ), jamur Guignardia bidwelli, bercak-bercak putih pada buah hampir matang dengan warna tepi coklat, kemudian busuk buah mengendap dan mengeriput hitam seperti " mummi". Pengendalian : Pangkas bagian sakit, kurangi kelembapan, bungkus buah, Natural GLIO + gula pasir.
Kudis ( Scab), jamur Elsinoe ampelina, menyerang semua bagian tanaman. Bercak kelabu dengan tepi coklat kemerahan, kemudian daging buah mengeras dan berkudis . Pengendalian : Pangkas bagian yang sakit , sanitasi kebun, semprot dengan Natural GLIO + gula merah.
Busuk Kapang Kelabu ( Gray MOuld Rod ), jamur bodriytis cinerea, berkembang saat anggur menjelang masak. Buah berwarna coklat tua,keriput dan busuk. Pengendalian : Penanganan panen dan pasca panen yang baik, semprot Natural GLIO + gula pasir.

Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit belum mengatasi dapat pergunakan pestisida kimia yang di anjurkan. agar penyemprotan merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekar, Perata AERO 810 dosis 1/2 tutup per tangki.

PANEN
Panen setelah umur 1th, dan buah buah berikutnya kon
tinyu 1-2 kali dalam setahun tergantung pangkas buah.

Pemesanan Produk natural nusantar hubungi 

Budianto / rindra 

Pin Bbm : D1C26578
Sms/wa/telf : +85298598174 / 085232128980

Add facebook kami 
https://www.facebook.com/emi.liana.31586

web:
http://www.agenpocnasa.com/


0 comments:

Post a Comment

Flag Counter