DISTRIBUTOR RESMI PT NATURAL NUSANTARA N-393316 MELAYANI PENDAFTARAN BARU DISTRIBUTOR DAN MELAYANI PEMBELIAN PRODUK NASA UNTUK SELURUH INDONESIA DAN LUAR NEGERI.HUBUNGI BBM KAMI D1FFBD9D /085232128980 /+ 62 855 7484 4543 / +85298598174

Beberapa Jenis Hama Penyakit Bawang Merah Dan Pengendaliannya

Beberapa Jenis Hama Penyakit Bawang Merah Dan Pengendaliannya
Bawang-Merah
Kendala utama dalam pembudidayaan Bawang Merah (Allium Cepa) serangan hama dan penyakit, kekurangan unsur makro dan lail-lain sehingga menyebabkan produksi menurun. PT. Natural Nusantara hingga saat ini berupaya meningkatkan produksi bawang merah melalui 3 aspek yaitu secara Kwalitas, Kwantitas dan Kelestarian (3K). Sehingga petani Indonesia dapat dan mampu berkompetisi di era perdagangan bebas.

Beberapa Jenis Hama Penyakit Bawang Merah Dan Pengendaliannya

Pengamatan Hama 
  • Hama ulat bawang ( Spodoptera exigua), biasanya telur di letakkan pada pangkal dan ujung daun bawang merah secara berkelompok, maksimal 80 butir. Telur di lapisi benang-benang putih seperti kapas. Telur yang di temukan pada rumpun tanaman hendaknya di ambil dan di musnahkan. Pada bawang lebih sering terserang ulat grayak jenis Spodoptera Exigua dengan ciri terdapat garis hitam di perut atau kalung hitam di leher, kendalikan dengan PENTANA
  • Ulat tanah, berwarna coklat hitam. Bagian pucuk atau titik tumbuh dan tangkai rebah karena di potong pangkalnya.Kumpulkan ulat pada waktu senja dan malam hari. Jaga kebersihan dari sisa-sisa tanaman atau rerumputan yang menjadi sarangnya, semprot menggunakan PESTONA.
  • Layu Fusarium. Daun bawang menguning, Daun bawang menguning , tanaman layu dengan cepat (Jawa: ngoler). Tanaman yang terserang di cabut dan di buang atau di bakar di tempat yang jauh. Preventif pengendalian dengan GLIO
Pengamatan Penyakit
  • Thrips,Biasanya menyerang bawang setelah berumur sekitar 30 hari setelah tanam, di sebabkan oleh kelembapan di sekitar tanaman relatif tinggi dengan suhu rata-rata di atas normal. Daun bawang yang terserang warnanya putih berkilat seperti perak. Serangan berat terjadi terjadi pada suhu udara di atas normal dengan kelembapan di atas 70%. Jika di temukan serangan penyiraman di lakukan pada siang hari, amati predator kumbang macan. Kendalikan dengan BVR atau PESTONA.
  • Penyakit bercak ungu atau trotol, di sebabkan oleh jamur Alternalia porii melalui umbi atau percikan air dalam tanah. Terdapat bintik lingkaran konsentrasi berwarna ungu atau putih kelabu di daun, tetepi daun menguning dan mengering ujung-ujungnya. Serangan umbi sehabis panen mengakibatkan umbi membusuksampai berair dengan warna kuning hingga merah kecoklatan. Jika hujan rintik-rintik segera lakukan penyiraman. Preventif taburkan GLIO.
  • Penyakit antraknose atau otomatis. Penyebab jamur Colletrotikum gloesporiodes. terbentuk bercak putih pada daun dan lekukan, menyebabkan patahnya daun secara serentak (otomatis). Tanaman yang terserang segera di cabut dan di musnahkan. Peventif kendalikan dengan GLIO.
  • Penyakit Oleh Virus, biasanya dengan ciri pertumbuhan kerdil,daun menguning, melengkung ke segala arah, terkulai serta anakannya sedikit. Sebaiknya gunakan bibit yang bebas oleh virus dan pergiliran tanaman selain golongan bawang-bawangan.
  • Busuk umbi oleh bakteri, Biasanya mempunyai ciri sebagai berikut umbi menjadi busuk dan berbau. Biasanya menyerang setelah di panen. pencegahannya dengan mengusahakan tempatnya kering.
  • Busuk umbi atau leher batang oleh jamur. Biasanya bagian yang terserang menjadi lunak, melekuk dan berwarna kelabu. Jaga tanah agar tidak terlalu becek (atur draenasi) Preventif taburkan GLIO.
Untuk mencegah serangan hama dan penyakitusahakan pergiliran tanaman dengan jenis tanaman lain (bukan golongan bawang-bawangan). Pestisida kimia sebagai alternatif terakir untuk mengatasi serangan hama dan penyakit.

Pemesanan Produk Natural Nusantar Hubungi 

Budianto / rindra 
=========
Pin Bbm : D1FFBD9D
Sms/wa/telf : +85298598174 / 085232128980
===========================

0 comments:

Post a Comment

Flag Counter