DISTRIBUTOR RESMI PT NATURAL NUSANTARA N-393316 MELAYANI PENDAFTARAN BARU DISTRIBUTOR DAN MELAYANI PEMBELIAN PRODUK NASA UNTUK SELURUH INDONESIA DAN LUAR NEGERI.HUBUNGI BBM KAMI D1FFBD9D /085232128980 /+ 62 855 7484 4543 / +85298598174

Hama Dan Penyakit Pada Durian

Hama Dan Penyakit Pada Durian
Tanaman-Durian
Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Durian

1)  Penggerak Batang ( Batocera sp, Xiuletes sp)
     Menyerang dengan cara membuat lubang pada batang, daun, dan ranting. Gejala serangan tanaman layu, daun kering dan rontok akirnya mati. Kita dapat melakukan pengendalian dengan cara sanitasi kebun, potong dan musnahkan bahan atau ranting yang parah terserang dan tutup bekas lubang gerekan dengan kapas yang sudah di beri Pestona dan Poc Nasa atau bisa juga dengan cara di semorotkan.

2)  Penggerak Buah ( Tiratahaha sp,Dacus dorsalis)
        Gejalanya biasanya buah mengalami kebusukan serta berulat dan akirnya buah menjadi rontok. Kita bisa melakukan pencegahan dengan cara penyemprotan sejak awal dengan Pestona atau Pentana + Aero 810 sejak nuah berumur 1 minggu, dan juga gunakan perangkap Natural Metilat.

3) Kutu Putih ( Psedococus sp)
     Penyerangan hama ini di lakukan dengan cara mengisap cairan dan bisa sebagai pembawa penyakit embun jelaga dan penyebaran di bantu oleh semut. Dan biasanya terlihat gejalanya telah terjadi serangan dengan daun keriting dan merana, sehingga buah dan bunga bisa mengalami kerontokan. Untuk mengendalian dan penanggulangan semprotkan Pestona atau Pentana + aero 810 secara bergantian.

4) Ulat Daun ( Papilia sp, Setora sp, Lymatria sp)
       ketika ulat menyerang biasanya dengan cara memakan daun sehingga berlubang dan rusak. Untuk pengendalian dan penanggulangan seprot Pestona atau pentana dan Aero 810 secara bergantian.

5) Penyakit Kanker Batang ( Phitophthopa palmivora)
      Gejala serangan adanya luka yang mengeluarkan lendir warna merah pada kulit batang bagian bawah dekat tanah. Setelah batang membusuk, pucuk-pucuk tanaman akan mengering, daun layu dan rontok dan akirnya mati. Lakukan pengendalian dengan cara sanitasi kebun, memperlebar jarak tanam, menekan gulma, pemangkasan, sejak awal sebelum tanam sebarkan Natural Glio. Atau oleskan pada batang yang lukalalu tutup dengan parafin, kerok batang sampai berwarna coklat tidak kelihatan kemudian semprot dengan Pestona + Poc Nasa.

6) Penyakit Busuk Akar ( Jamur Fusarium Sp)
      Juka di belah, akan tampak warna coklat pada bagian korteks dan berwarna merah muda dengan bercak coklat pada bagian yang berkayu. Tanaman yang terserang alangkah lebih baik jika di musnahkan dan di bakar serta bekas lubang tanam di taburi kapur + Natural Glio. perbaikan sistem drainase serta sejak awal memakai Natural Glio sebagai Pencegahan.

7) Penyakit Bercak Daun ( Jamur Colletotrikum sp)
      awal terlihat adanya serangan adalah adanya bercak-bercak besar kering pada daun tanaman yang akirnya berlubang. Potonglah jika ada daun yang terserang, semprot Natural Glio + Poc Nasa sebagai pencegahan gunakan fungisida berbahan aktif tembaga.

8) Penyakit Jamur Upas ( Pink disease)
    Gejala awal munculnya cairan kuning pada bagian batang terserang dan di selimuti dengan benang-benang jamur berwarna mengkilat berbentuk seperti laba-laba sehingga menyebabkan kematian pada batang. Potong bagian yang terserang, kurangi kelembapan, oleskan Natural Glio + Poc Nasa pada bagian yang terserang atau fungisida yang berbahan aktif tembaga.

9) Penyakit Akar Putih ( Jamur Ridoguperus Lignosus)
       Gejala terlihat daun menguning kemudian berubah menjadi coklat sebelum kemudian mengerut dan gugur. Buang semua tanaman inang dari areal kebun, gunakan natural Glio sebagai pencagahan.

10) Penyakit Busuk Buah ( Jamur Phytophthora sp)
        Gejala adanya bercak-bercak basah berwarna coklat kehitaman pada kulit buah, kemudian busuk dan pada bagian yang terserang terbentuk miselium dan sporangia berwarna putih. gunakan Natural Glio sebelum tanam sebagai pencagahan, serta lakukan sanitasi kebun.

Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, sebagai alternatif terakir bisa menggunakan pestisida kimia yang di anjurkan. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata dan Pembasah AERO 810 dengan dosis 0,5 tutup per tangki.

0 comments:

Post a Comment

Flag Counter