DISTRIBUTOR RESMI PT NATURAL NUSANTARA N-393316 MELAYANI PENDAFTARAN BARU DISTRIBUTOR DAN MELAYANI PEMBELIAN PRODUK NASA UNTUK SELURUH INDONESIA DAN LUAR NEGERI.HUBUNGI BBM KAMI D1FFBD9D /085232128980 /+ 62 855 7484 4543 / +85298598174

Cara Mengatasi Hama Dan Penyakit Tanaman Cabai Moderen

Semangat Pagi sahabat petani Cabai semuanya. pada kesempatan kali ini Kami distributor NASA akan menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai Bagaimana cara bembudidayakan cabai menggunakan Pupuk Organik Nasa. Kali ini kami akan menjelaskan sejak awal tanam hingga fase pemanenan cabai.

Cara Mengatasi Hama Dan Penyakit Tanaman Cabai Moderen
Fase Persemaian
1. Persiapan persemaian
  • Arah persemaian menghadap ke timur dengan naungan atap plastik atau rumbai
  • Media tumbuh dari campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos yang telah di saring, dengan perbandingan 3 : 1. Pupuk kandang sebelum di pakai di campur dengan GLIO 100gr dalam 25-59 kg pupuk kandang dan didiamkan selama 1 minggu. Media di masukkan polybag bibit ukuran 4 x 6 cm atau contong daun pisang.
2. Penyemaian
  • Biji cabai di letakkan satu per satu tiap polybag, lalu di tutup selapis tanah + pupuk kandang yang telah di saring.
  • Semprot POC NASA dosis 1-2 ttp / tangki umur 10, 17 hari setelah semai
  • Penyiraman di lakukan setiap hari pada pagi / sore hari untuk menjaga kelembaban.
Pengamatan Hama & Penyakit
Penyakit
  • Rebah Semai ( dumping off) gejalanya tanaman terkulai karena batang busuk di sebabkan oleh cendawa phytium sp dan rhizoctonia sp. Cara pengendalian : Tanaman yang di serang di buang bersama tanahnya, mengatur kelembapan dengan mengurangi naungan dan penyiraman, jika serangan tinggi siram GLIO 1 sendok makan (10gr) per 10 liter air.
  • Embun bulu, di tandai dengan adanya bercak klorosis dengan permukaan berbulu pada daun atau kotil yang di sebabkan oleh cendawa. Peronospora parasitica. Cara mengatasinya dengan cara tanaman yang di serang di buang bersama tanahnya, mengatur kelembapan dengan mengurangi naungan dan penyiraman, jika serangan tinggi siram GLIO 1 sendol makan per 10 liter air.
  • Kelompol Virus, gejalanya pertumbuhan bibit terhambat dan warna daun mosaik atau pucat. Gejala timbul lebih jelas setelah tanaman berumur lebih dari 2 minggu. Cara mengatasi : bibit terserang di cabut dan di bakar, semprot vektor virus dengan BVR atau Pestona. 
Hama
  • Kutu Daun Persik (Aphid sp) perhatikan permukaan daun bagian bawah atau lipatan pucuk daun, biasanya kutu daun persik bersembunyi di bawah daun. Pijat dengan jari koloni kutu yang di temukan, semprot dengan BVR atau Pestona.
  • Hama Thrip parvispinus, gejala serangan daun berkerut dan bercak klorosis karena cairan daun di isap, lapisan bawah daun berwarna keperak perakan atau seperti tembaga. Biasanya koloni berkeliaran di bawah daun. Pengamatan lakukan di pagi hari atau sore hari karena hama akan keluar pada waktu teduh. Serangan parah semprot dengan BVR atau Pestona untuk mengurangi penyebaran.
  • Hama Tungau ( Pholyhagotarsonemus latus). Gejala serangan daun berwarna kuning kecoklatan menggulung terpuntir ke bagian bawah sepanjang tulang daun. Pucuk menebal dan berguguran sehingga tinggal batang dan cabang. Perhatikan daun muda, bila menggulung dan mengeras itu tandanya terserang tungau. cara mengatasinya semprot dengan BVR atau Pestona. 
Cara Mengatasi Hama Dan Penyakit Tanaman Cabai Moderen

Dapatkan Produk Nasa hanya di Distributor resmi PT.Natural Nusantara terdekat atau hubungi Telf: 0852-3212-8980/ wa : +62-855-7484-4543 / BBM: D1FFBD9D

0 comments:

Post a Comment

Flag Counter