DISTRIBUTOR RESMI PT NATURAL NUSANTARA N-393316 MELAYANI PENDAFTARAN BARU DISTRIBUTOR DAN MELAYANI PEMBELIAN PRODUK NASA UNTUK SELURUH INDONESIA DAN LUAR NEGERI.HUBUNGI BBM KAMI D1FFBD9D /085232128980 /+ 62 855 7484 4543 / +85298598174

Teknik Dan Cara Menanam Jabon Yang Benar

Teknik Dan Cara Menanam Jabon Yang Benar. 

Beberapa tahun belakangan ini Tanaman Jabon sedang naik daun sebagai pujaan Investasi Agrebisnis. Kombinasi antara peluang pasar kayunya di prediksi akan semakin terbuka dan sifat-sifat yang di miliki Anthocephalus Cadamba (Jabon Putih) dan Anthocepus macrophyllus (jabon merah) mangatrol namanya.

Sementara tanaman sengon yang selama ini namanya sudah menjadi idola investasi kebun-kebun marjinal yang kurang produktif, dan masuk dalam kategori Fast growing yang di tanam luas oleh masarakat mendapat masalah cukup berat dengan timbulnya penyakit karat puru yang belum ada obatnya.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, ada beberapa alasan menjadikan keunggulan komparatif jabon sebagai pilihan investasi agrebisnis tanaman keras. Kecepatan pertumbuhan yang di milikinya tentu menjadikan alasan utama kenapa semama ( nama lain jabon) menjadi idola.

Tiap tahun pertumbuhan diameternya bisa mencapai 5-7cm. Bahkan dalam pengukuran di lahan sebuah perusahaan di Purworejo dan Banjarnegara, Jawa Tengah, dengan perlakuan Ekstra Intensif, bisa mencai 10 cm / tahun den memanen jabon uji cobanya pada umur 4 tahun.

Kecepatan tumbuh ini bukan karena adanya rekayasa genetik melainkan karena sifat-sifat alami yang di miliki tanaman ini, Jadi relatif kestabilan daya tubuh ini lebih terjaga dalam jangka panjang.

Sealin itu toleransi semama terhadap lahan dan iklim sangatlah tinggi. Tanaman jabon dapat tumbuh subur di lahan dengan Ekologi tumbuh pada :
Ketinggian
0 – 1000 m dpt
Curah hujan
1250 – 3000 m/ th
Perkiraan suhu
10 – 40 C
Kondisi tanah PH
4,5 – 7,5
Topografi datar hingga 25
Keunggulan si kayu Taoge :
Jabon memiliki beberapa keuntungan di bandingkan dengan tanaman kayu lainnya, termasuk Albasiah (sengon). Dari hasil ujicoba yang telah di lakukan, keunggulan tanaman jabon dapat di uraikan dari beberapa kriteria :
PERTUMBUHAN
Pertumbuhan pohon jabon sangatlah cepat jika di bandingkan dengan jenis kayu keras lainnya :
Diameter batang dapat tumbuh berkisar 5 - 7 cm / tahun. bahkan dapat berlaku ekstra intensif diameter per tahun bisa mencapai 10 cm/ tahun.
Tinggi batang pada usia 12 tahun dapat mencapai 20m, sehingga pada usia 5 - 7 tahun sudah bisa di panen.

BATANG
Berbentuk silinder dengan tingkat kelurusan yang sangat bagus.
Tidak memerlukan pemangkasan karena pada masa pertumbuhan cabang akan rontok dg sendirinya.

PEMASARAN
Karena jenis kayu yang berwarna putih agak kekuningan tanpa terlihat seratnya, maka kayu jabon sangat di butuhkan pada industri kayu lapis (playwood), bahan baku maubel dan furniture, serta bahan bangunan non kontruksi.
Keunggulan inilah yang membuat pemasaran kayu jabon sama sekali tidak menglami kesulitan, bahkan industri kayu lapis siap untuk membeli setiap saat dalam jumlah yang tidak terbatas.

NIALI EKONOMIS
Budidaya tanaman jabon akan memberikan berbagai keuntungan yang sangat menggiurkan apabila di kerjakan secara serius dan benar. Dari hasil perhitungan yang teah di lakukan pada tanaman jabon setelah di panen pada usia 8 - 10 tahun (Asumsi Harga terendah dan batang terkecil) pada setiap batang kayu jabon di peroleh :
  • Tinggi batang yang bisa terjual rata rata 12m
  • diameter batang rata rata 30 cm
Maka dari setiap batang pohon jabon menghasilkan kayu yang bisa di jual sebanyak 1,5kubik, sedangkan harga perkubik saat ini minimal 1.000.000,-
Sehingga terendah harga 1 batang jabon usia 8 - 10 th minimal seharga 1.500.000,-

INFORMASI :
Harga Kayu Jabon Pada Tahun 2009
Middle 30-39
Rp. 1.000.000
Middle 40 – 49
Rp. 1.100.000
Middle 50 Up
Rp. 1.200.000
 Harga ini adalah tahun 2009 dan sekarang sudah mengalami kenaikan yang fantastik di tahun 2017 ini di sebabkan oleh faktor tingkat kebutuhan atau permintaan yang semakin bertambah setiap tahunnya, sedangakan persediaan kayu semakin lama semakin terbatas.

CARA BUDIDAYA TANAMAN JABON
Pola hutan rakyat umumnya menggunakan jarak tanam 2 x 2 m, namun hasil pertumbuhan dan perkembangan diameternya tidak begitu cepat dan maksimal. Cara ini biasanya digunakan masarakat dengan membiarkan tumbuh liar dengan sendirinya, ibarat hutan.

Perkebunan pada umumnya menggunakan jarak tanam 4 x 5m. Jarak tersebut dapat memaksimalakn pertumbuhan dan perkembangan diameter batangnya, sebab radius lingkaran batang atas pohon adalah wilayah penyerapan unsur-unsur hara di tanah oleh akar-akar pohon.

Jadi jarak tanam 4 x 5m adalah yang paling baik bagi pertumbuhan, tetapi juga bisa menggunakan jarak 4 x 4 m tergantung kondisi lahan.

Tanaman jabon dapat tumbuh pada tanah alluvial (pinggir sungai), tanah liat, Tanah lempung, Podsolik coklat, tanah daerah yang ada pasang surut, iklim basah dan tropis.

CARA PENANAMAN 
Buatlah lubang dengan ukuran : lebar 30cm x panjang 30cm x kedalaman 40cm (untuk ukuran bibit 40-50 cm). Masukkan kompos atau pupuk kandang kedalam lubang tanam setinggi 10 cm, tambahkan NPK (15-15-15) sebanyak 10gr per lubang tanam. Bibit jabon bisa langsung di tanam atau dengan cara di endapkan dahulu 5 - 7 hari. Masukkan bibit yang polybagnya sudah di buka / di sobek kedalam lubang tanam. Dudukkan yang benar dan rata, lalu isi tanah yang di campur kompos sebagai penutup akar setinggi 20cm (jangan terlalu di padatkan ), hingga tersisa lubang 10 cm sebagai kantong air.
Catatan : Apabila kompos atau pupuk kandang sulit dan mahal, sebagai alternatif bisa di gantikan dengan PUPUK ORGANIK PADAT (POP) SUPERNASA. Dengan dosis 2 gram per lubang.
CARA PEMELIHARAAN
Melakukan penyemprotan pestisida pada daun terhadap serangan ualt. Hal ini di lakukan secara aktif dan rutin dengan interfal 1 atau 2 minggu sekali dalam waktu 4 sampai 6 bulan di mana daun jabon masih sangat sedikit. Ketika Jabon sudah memiliki daun banyak ( umur 5-6bulan) maka penyemprotan pestisida tidak di perlukan lagi, sebab daun jabon tidak akan habis di makan ulat untuk mencukupi proses pertumbuhannya.

Sanitasi lingkungan (penyiangan rumput) bisa di lakukan 1 - 2x dalam setahun atau kondisional. Meskipun jabon termasuk jenis tanaman yang daya Self Prunning ( meranggas sendiri) sangatlah tinggi, tetapi pemangkasanpun bisa saja di lakukan apabila cabang-cabang jabon yang di tanam rapat dan saling bersentuhan. 

Pemangkasan ini menjadi pilihan yang sangat bijaksana untuk memberikan celah yang lebih lebar akan sinar matahari masuk. Dalam pemangkasan cabang ini tidak perlu di potong semua sampai pangkal cabang, cukup di potong kira-kira 1 m dari ujung cabang dan sisanya di biarkan rontok dengan sendirinya.

PEMUPUKAN
Untuk mempercepat pertumbuhan jabon, pemupukan dapat di lakukan minimal sampai tanam berusia 3 tahun, interval pemupukan setiap 2 atau 3 bulan sekali dengan POP SUPERNASA / SUPERNASA GRANULE dan NPK (15-15-15), serta pemupukan lewat daun (penyemprotan POC NASA + HORMONIK PERANGSANG TUMBUH), dengan perbandingan :
  • Umur Tanaman 0 - 1 tahun :  Pupuk TAbur / Kocor : menggunakan POP SUPERNASA 2 gram / pohon dan NPK (15-15-15) sebanyak 10 gram per pohon. ( interval 2 bulan sekali)
  • Pupuk daun : penyemprotan dengan POC NASA dengan dosis 40cc dan Hormon Perangsang Pertumbuhan dengan dosis 10 cc per tangki (interval 15 - 30 hari sekali).
  • Umur 1-3 tahun : pupuk tabur / kocor : menggunakan POP SUPERNASA 2,5 gram / pohon dan NPK (15-15-15) sebanyak 12,5gram per pohon. ( interval 3 bulan sekali) 
  • Pupuk daun : lakukan penyemprotan seperti nomer 1. Apabila tanaman sudah tinggi dan tidak terjangkau alalt penyemprotan , maka pemupukan lewat daun bisa di hentikan. 
Catatan : Untuk hasil pertumbuhan yang lebih maksimal pemupukan dapat di lakukan hingga tanaman jabon berusia 5 - 6 tahun.
HAMA PENYAKIT TANAMAN (HPT)
HAMA TANAMAN JABON
  1. ULAT (Plusia SP) => Hama yang sering menyerang tanaman jabon adalah ulat jenis Plusia SP. Hama ini memakan dengan rakus daun jabon. Namun hal tersebut tidak mengancam tanaman jabon. Tanaman jaboon yang hampir gundul akan segera menumbuhkan daun-daunnya lagi bahkan pertumbuhan daun-daun baru akan terlihat lebih sehat dan segar. Seandainya serangan hama ini sudah dalam ambang batas kerugian, maka penyemprotan dengan pestisida organik atau kimia bisa menjadi penangkalnya.
  2. KUTU PUTIH hama jenis ini hanya akan menghambat pertumbuhan jabon apabila keberadaannya menutupi seluruh daun tanaman. populasinya sangat jarang dan belum perlu di waspadai.
  3. KUMBANG (Xylosandrus moriques) 
  4. PENGGERAK BATANG ( Endoclita Sericea)
PENYAKIT TANAMAN JABON
untuk jenis penyakit pada tanaman jabon belum pernah di ketemukan , akan tetapi ada beberapa jenis penyakit yang perlu di waspadai antara lain :
  1. Dumping off : lodoh / kaleob adalah jamur imperfeck yang di tanah ( Rhizoktonia spp, Fusarium spp, Pythium spp)
  2. Busuk akar : Penyebabnya adalah jamur akar merah ( ganoderma pseudoferuni, ustulia sp, Roselia sp)
Penghitungan Secara singkat POTENSI JABON
1.      Sewa lahan 1 ha selama 8 tahun x 8juta
2.      Biaya penanaman
- Bibit 2500 batang x 2500
- Lubang + Tanam 2500 batang x rp.1000
- POP SUPERNASA 20 botol x Rp. 55.000
- Pupuk NPK (15-15-15 25 kg x 5000
JUMLAH I
Rp. 64.000.000
Rp. 6.250.000
Rp. 2.500.000
Rp. 820.000
Rp. 1.100.000

Rp. 74.670.000
3.      Biaya Perawatan
- pupuk NPK (15:15:15) 400 kg x Rp. 5.000
- Pop Supernasa 320 btl x Rp. 55.000
- Pupuk Daun (POC NASA) 30btl x 40.000
- Hormon Perangsang 30 btl x 35.000
- Perekat (AERO-810) 10 btl x 40.000
- Pestisida organik (PESTONA) 15 btl x 55.000
JUMLAH II

Rp. 2.000.000
Rp. 17.600.000
Rp.1.200.000
Rp.1.050.000
Rp. 400.000
Rp.825.000
Rp 23.075.000
4.      Biaya tenaga kerja
- menyiangi 60 HKP x Rp 35.000
- Memupuk 60 HKP x Rp 35.000
- Menemprot 70 HKP x Rp. 35.000
JUMLAH III

Rp. 2.100.000
RP 2.100.000
RP 2. 625.000
Rp. 6.825.000
TOTAL BIAYA PRODUKSI
PERKIRAAN HASIL PANEN JABON / HA (2500 Btg)
1.      Tahun ke 4 (50 % ) 1.250 btg x Rp. 350.000
2.      Tahun Ke 5 (50%) 1.250 btg x Rp 650.000
TOTAL penjualan JABON
RP. 104.570.000

Rp. 437.500.000
Rp. 812.500.000
Rp. 1.151.560.000
NILAI KEUNTUNGAN
- Total Hasil Penjualan Jabon
- Total Biaya Produksi
TOTAL KEUNTUNGAN

Rp. 1.151.560.000
Rp. 104.570.000
Rp. 1.046.990.000
BUDIDAYA JABON 
PANDUAN APLIKASI PRAKTIS PRODUK
NATURAL NUSANTARA (NASA)
UNTUK TANAMAN JABON
Teknik Dan Cara Menanam Jabon Yang Benar
Cara Aplikasi POP SUPERNASA dan NPK
Umur 0 - 1 tahun ( untuk 250 tanaman)
  • Cara Kocor atau Siram : Sediakan ember yang di isi air 60 liter, masukkan POP SUPERNASA 500 gram (2 Botol) dan NPK (15 : 15 : 15) sebanyak 2,5kg, aduk rata hingga larut (bila perlu diamkan semalam). kemudian siramkan larutan tersebut melingkar (kepiringan) dengan jarak 10-50 cm dari pangkal batang, sebanyak 250 cc (1 gelas) tiap tanaman
  • Cara Tabur : Campurkan pupuk NPK (15 :15 :15)sebanyak 2,5 kg dengan POP SUPERNASA 500 gram (2 btl), taburkan pupuk tersebut melingkar (kepiringan) dengan jarak 1-50 cmdari pangkal batang sebanyak 12 gram (1sendok makan) tiap pohon.
Umur tanam 1 - 3 tahun (untuk 200 batang)
  • Cara Kocor atau siram : Sediakan ember yang di isi aur 50 liter, masukkan POP SUPERNASA 500gram (2 btl) dan NPK (15-15-15) sebanyak 2,5kg, aduk rata hingga larut ( bila perlu diamkan semalam). Siramkan atau kocor melingkar (kepiringan) dg jarak 50 - 100 cm, sebanyak 250 cc/ tanaman.
  • Cara Tabur : Cara pemupukannya sama seperti di atas (ad.2) dengan jarak 50 - 100 cm, sebanyak 15gr per tanaman.
Catatan :
  • Untuk hasil yang optimal menggunakan pupuk makro sebaiknya di sesuaikan dengan dosis rekomendasi dari LITBANG / R & D
  • Untuk mendapatkan pertumbuhan tanaman yang lebih maksimal maka pemupukan MAKRO-Makro dapat di lakukan hingga tanaman 5 - 6 tahun.
  • Penyemprotan POC NASA & HORMONIK ke seluruh batang dan permukaan daun atas dan bawah, antara jam 07.00 - 10.00 pagi. sebab pada jam jam tersebut STOMATA (mulut daun) terbuka sempurna.
  • Penyemprotan POC NASA & HORMONIK dapat di hentikan apabila tanaman sudah terlalu tinggi dan tidak terjangkau alat penyemprotan.
  • Gunakan KAPUR DOLOMIT apabila Ph tanah terlalu asam (<5) sebanyak 0,5 kg/ pohon dan di ulang 6 bulan sekali.
Untuk mendapatkan Pupuk SUPERNASA
Hubungi +62 855 7484 4543 / 0852 3212 8980

Cara Budidaya Jamur Merang Organik Terbaru

Cara Budidaya Jamur Merang Organik dengan saya membuat artikel ini bertujuan agar para petani Jamur Merang di manapun anda berada dapat mencapai hasil yang maksimal.
Cara Budidaya Jamur Merang Organik Terbaru
Penanaman bibit jaur merang di lakukan dengan menebarkan langsung bibit ke rak tanam yang telah di steriilkan. Apabila nada menggunakan media tanam dengan ukuran tinggi sekitar 15-20cm, panjang 3m dan lebar 1m, di perkirakan bibit jamur tiram yang anda butuhkan berkisar 10-14 botol bibit jamur merang dengan isi 200cc. dapat di tambahkan 3-5 tutup POC NASA per 5-10 liter air.

Atau cara penggunaannya 1 botol poc nasa (500cc) + 1 botol hormonik (100cc) di campur menjadi satu sebagai larutan induk, sehingga memudahkan di saat pengaplikasiannya tinggal kita ambil larutan induk tadi sebanyak 3tutup di tambah 5 liter air.
Cara Budidaya Jamur Merang Organik Terbaru
POC NASA dan HORMONIK juga di gunakan saat pencampuran kompos dan saat pengabutan. untuk pemakainan dedak bisa di sesuaikan. Misalnya Pemakaian dedak 1 ember dan gunakan bahan yang lain juga 1 ember.

Apa Manfaat POC NASA dan HORMONIK Untuk Budidaya Jamur Merang 
Poc nasa dan Hormonik itu lebih memacu pertumbuhan, sehingga jamur merang akan tumbuh meksimal dan lebih cepat perkembangannya.
Cara Budidaya Jamur Merang Organik Terbaru
Semoga artikel saya ini bermanfaat, dan untuk info POC NASA dan HORMONIK bisa hubungi WA. +62 855 7484 4543 / BBM. D1FFBD9D

Cara Cepat Memperbesar Udang VENAME

Cara Cepat Memperbesar Udag VENAME menggunakan Pupuk Organik NASA. Semoga artikel ini bisa membantu para petambak udang di manapun anda berada.

Udang Vename (Lithopeneus Vannamei) adalah jenis udang introduksi dari Amerika Selatan yang mulai di budidayakan di Indonesia sejak tahun 90-an untuk menggao. ntikan udang windu (Peneus Monodon) yang sudah sulit di budidayakan karena serangan virus White spot.
Cara Cepat Memperbesar Udang VENAME
Bila di bandingkan jenis udang lainnya, udang vename memiliki keunggulan yaitu :
  • Responsif terhadap pakan dengan kadar protein 25-30% (lebih rendah dari udang windu)
  • Kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan suhu rendah
  • Adaptasi terhadap perubahan salinitas (kusus pada salinitas tinggi)
  • Laju pertumbuhan yang relatif cepat pada bulan I dan II
  • Angka kehidupan (survival rate / SR) hidup tinggi
  • Dapat di tebar dengan kepadatan tinggi karena hidupnya mengisi kalam air bukan di dasar saja.
  • Serapan pasar sangat luas, mulai dari ukuran 10 hingga 25 gram per ekor.

Udang vename dengan keunggulan yang di miliki tersebut, sangatlah berpotensi dan prospektif pengembangannya. Udang vename saat ini banyak di budidayakan di Sumatra Utara, Lampung, Bengkulu, Banten, Pantai Utara Jawa Barat, Pantai Utara dan Selatan Jawa timur, Pantai utara selatan Jawa Tengah, DIY, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Kalimantan Timur.

Jenis tambak yang di gunakan juga berfariasi, ada yang masih berupa tanah, kolam semen dan kolam bak dan tambak hidup dengan mulsa.

Harga udang vename saat ini relatif stabil, kususnya jika sudah mencapai size ( jumlah udang per kilo) di bawah 60. Harga di Indonesia saat ini sangatlah di pengaruhi oleh kondisi globalkarena udang vename hasil pertambakan Indonesia lebih banyak di eksport.

Pembudidayaan Udang Vename akan lebih maksimal jika menggunakan TON ( Tambak Organik Nusantara) serta Poc Nasa, Hormonik Dan Viterna. Produk yang di keluarkan oleh PT.Natural Nusantara untuk menjawab keluh kesah para petambak Indonesia pada kususnya.

Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu permasalahan para petambak di manapun anda berada.

Tips Dan Cara Budidaya Lada Dengan Pupuk NASA

Tips Dan Cara Budidaya Lada Dengan Pupuk NASA kenpa ????

Karena lada merupakan tanaman rempah-rempah denganhasil panen yang berharga jalnya lumayan tinggi, dengan pemupukan dan pemeliharaan yang baik maka tanaman di harapkan akan berkembang dengan lebih cepat dan berbuah lebih meningkat dengan mutu buah berkwalitas exsport.

Tips Dan Cara Budidaya Lada Dengan Pupuk NASA

Di sini kita akan bahas Tips Dan Cara singkat pemupukan tanaman lada perlu dengan menggunakan Pupuk Organik Cair Nasa (POC NASA).
Cara Aplikasi POC NASA Untuk LADA:- Ambil 1 tutup botol POC NASA lalu campur dengan air 10 liter.
- Berikan 1 kg pupuk NPK (Urea-TSP/SP-36-KCL)
- Setiap pohon lada berikan 1 gelas (setengah liter)
- Lakukan pemupukan ada 1 bulan sekali.
Tips Dan Cara Budidaya Lada Dengan Pupuk NASA

Manfaat Pemberian Pupuk NAsa Pada Tanaman Lada :
  • Bunga tidak rontok
  • Buah lada menjadi lebat dan makin banyak, setiap ranting berbuah sehingga panen menjadi berlimpah
  • Tanaman lebih subur
  • Tanah lahan budidaya makin gembur dan subur secara organik alami
  • Hasil panen lebih berkwalitas dan menyehatkan.
  • Serta tanah akan semakin subur 
Tips Dan Cara Budidaya Lada Dengan Pupuk NASA

Demikian tips dan cara singkat pemupukan menggunakan Pupuk Organik Cair NASA untuk tanaman lada perdu / merica dengan cara di siramkan........ Dan akan lebih baik jika pemberiannya juga di semprotkan ke daun sebulan 2-4 kali dengan dosis 2-3cc/ liter.

Dengan menggunakan Pupuk NASA di harapkan para petani bisa lebih cepat berhasil meningkatkan panen dalam membudidayakan tanaman lada serta tanaman lainnya....

Cara Budidaya Ikan Di Kolam Terpal

Cara Budidaya Ikan Di Kolam Terpal termasuk dalam golongan kolam air tenang. Bedanya, kontruksi kolam di buat dari bambuatau kayu yang di lapisi terpal untuk tempat menampung badan air. Di sebut kolam terpal karena wadah yang di gunakan untuk menahan air agar tidak merembes keluar di buat dari terpal. Terpal yang di pakai adalah terpal plastik yang bisa di pakai untuk atap atau gubuk darurat. Kolam terpal hanya dapat di gunakan untuk budidaya ikan di air tenang seperti gurami (benih), nila, mujahir, lele, dan gabus.
Cara Budidaya Ikan Di Kolam Terpal

Kolam terpal bisa di buat di pekarangan atau di halaman rumah karena tidak memerlukan lahan yang luas. Kolam terpal ini dapat di gunakan untuk budidaya ikan sebagai kerja sampingan keluarga, bisa di lakukan ibu rumah tangga dan anggota keluarga yang lain. Di samping sebagai usaha sampingan yang menghasilkan, budidaya ikan air tawar di kolam terpal juga bisa di jadikan sarana hiburan keluarga.

Ukuran kolam terpal bisa kecil atau sesuai lahan yang tersedia. Yang kecil, panjang 3m X tinggi 1M. Bisa pula di buat dengan ukuran sedang, panjang 6m X lebar 2m x tinggi 1m.

Untuk membuat kolam terpal, kerangkanya di buat terlebih dahulu dengan bambu atau usuk yang di beri bilah bambu atau reng untuk menahan terpal sehingga terbentuk sebuah kolam. setelah jadi, terpal bisa di pasang dan di ikat agar terpal tidak mudah bila tertiup angin. Untuk mempermudah penggantian air, kolam terpal bisa di lengkapi dengan saluran pembuangan air di dasar kolam. 

Semoga artikel Cara Budidaya Ikan Di Kolam Terpal ini bermanfaat. Salam sukses perikanan indonesia bersama PT.Natural Nusantara.

Pemupukan Kakao Dan Mengatsi Hama Penyakit Kakao

Tabel Pemupukan Tanaman Kakau

Umur
(Fase)
Satuan
JENIS PUPUK (makro)
urea
TSP/SP36
KCL
Kieserit
Bibit
g/bibit
5
7
4
4
0 – 1 th
g/bibit/th
25
33
20
40
1 – 2 th
g/bibit/th
45
60
35
40
2 - 3 th
g/bibit/th
90
120
70
60
4 – 4th
g/bibit/th
180
140
135
75
4 – 5th
g/bibit/th
220
240
170
120
Sumber ; puslit kopi dan kakau

Umur
(Fase)
Satuan
JENIS PUPUK (makro)
0 – 1TH
Ttp/tangki
4
1
3kg/h

1 – 2TH
Ttp/tangki
4
1
3kg/ha

2 – 3TH
Ttp/tangki
4
1
3kg/ha

3 – 4TH
Kg/ha
-
-
3
3 - 6
4 – 5TH
Kg/ha
-
-
3
3 - 6
5 – 6TH
Kg/ha
-
-
3
3 - 6


HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN KAKAO
Yang terbaik adalah pengendalian penyakit terpadu. Yaitu penggunaan musuh-musuh alami dan memadukan cara-cara budidaya yang tepat. Namun jika serangan hama dan penyakit melebihi ambang ekonomi baru boleh menggunakan pengendalian secara kimia.

PENYAKIT KAKAO 
  1. Penyakit Busuk Buah di sebabkan oleh Phintopthora palmivora, pencegahannya semprot Natural GLIO + POC NASA.
  2. Penyakit Jamur Upas di sebabkan oleh Carticium salmonikolor : kurangi kelembapan, kerok dan pencegahan oleskan batang atau ranting dengan Natural GLIO + HORMONIK.
  3. Penyakit Akar Hitam penyebab reselia bunodes dan R. acuate. Di tandai dengan daun menguning layu, menggantung dan gugur. Pencegahan sejak awal dengan Natural GLIO. yang telah di campur dengan pupuk kandang matang.
  4. Penyakit Akar Coklat penyebabnya : Fomes lamaoensis atau Phellinus lamaoensis pencegahan dengan Natural GLIO yang telah di campur dengan pupuk kandang matang.
  5. Penyakit Bercak Coklat Pada Daun yang di sebabkan oleh Cercospora cafeicola Berk ed Cooke pencegahan dengan Natural Glio
  6. Penyakit Mati Ujung Pada Ranting penyebabnya adalah Rhizoktonia. Pencegahan sejak awal gunakan Natural GLIO.
HAMA KAKAO
  1. Ulat Kilan (hiposidea infixaria, famili : Geometridea) menyerang pada umur 2 - 4 bulan. pencegahan dengan Pestona.
  2. Ulat Jaran/ Kuda (Dasychira inclusa, famili, Limanthriidae). Pengendalian dengan musuh alami predator Apanteles mendosa dan Carcelia spp, dan semprot denga Pestona.
  3. Perasa lepida dan Ploneta diducta (ulat Srengenge) menyerang kincup bunga, buah muda, ranting dan daun muda, pencegahnnya gunakan Pestona.
  4. Kutu-kutuan (Pseudococcus lilancinus ) menyerang pada pangkal buah, buah yang masih kecil. Pengendaliannya tanaman di pangkas lalu di bakar, dengan musuh alami predator, schymus sp, Semut hitam, parasit. Coccophagus pseudococci BVR atau Pestona.
  5. Helopeltis antoni menusukkan ovipesitor atau meletakkan telurnya ka dalam buah yang masih muda, tunas dan buah muda. Pengendalian dengan pestona dengan dosis 5 - 10 cc / liter (pada buah yang terserang) hari pertama semprot stadia imago, hari ke 7 di lakukan terhadap nimfa yang masih hidup, sehingga pengendalian benar- benar efektif, sanitasi lahan, pembuangan buah yang sudah terserang.
  6. Cacao mot (ngengat buah) Acrocercops cranerella (famili : Lithocollrtidae) serangan pada buah muda. Pengendalian sanitasi lingkungan kebun, menyelubungi buah coklat dengan kantong plastik yang bagian bawahnya tetap terbuka (kondomisasi), pelepasan musuh alami semut hitam dan semprot dengan jamur antagonis Beauvaria bassiane (BVR) dan Pestona.
  7. Penyakit Busuk Buah ( Phytopthora palmizora) gejala serangan dari ujung buah atau pangkal buah nampak kecoklatan pada buah yang telah besar dan buah kecil akan langsung mati. Pengendaliannya membuang buah terserang dan di bakar, pemangkasan teratur dan semprot dengan Natural GLIO.
  8. Jamur Upas (Upasia salmonikolor) menyerang batang dan cabang. Pengendalian, kerok dan oleskan ke batang atau cabang terserang dengan Natural GLIO + HORMONIK, pemmangkasan teratur, jika terjadi serangan berlanjut di potong lalu di bakar.
Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat di pergunakan pestisida kimia yang di anjurkan. Agar penuyemprotan pestisida kimia lebuh merata dan tidak mudah hilangoleh air hujan tambahkan perekat dan perata AERO 810, dengan dosis 5ml/setengah tutup per tangki.
Untuk info lebuh lanjut dan konsultasi 
WA.+62-855-7484-4543/ bbm. DIFFBD9D /  0852-3212-8980

Budidaya Ikan Air Tawar Metode NASA

Budidaya ikan air tawar secara tradisioal maupun intensif bisa di lakukan di kolam dan empang. Budidaya juga bisa di lakukan di perairan umum menggunakan karamba jaring apung. Berbagai metode budidaya bisa di gunakan sesuai potensi daerah masing-masing. Berikut ini di bahas berbagai metode budidaya ikan air tawar. 
Budidaya Ikan Air Tawar Metode NASA

A. Metode Kolam Empang
Kolam pembesaran ikan air tawar bisa di buat di daerah pegunungan maupun dataran rendah. Pemilih lokasi yang tepat dan benar sangat mempengaruhi keberhasilan budidaya ikan air tawar. Beberapa persyaratan untuk dapat melakukan budidaya air tawar adalah sebagai berikut :
  • Sumber air, Lokasi budidaya harus mempunyai sumber air yang memadai. Untuk sumber air bisa berupa sungai, aliran irigasi, maupun mata air. Suplai air sedang mungkin tersadia sepanjang tahun dengan debit yang memadai. Contoh, untuk budidaya ikan karpet ( Cyprinus carpio) memerlukan suplai air dengan debit 10-16 liter/detik/Ha.
  • Jenis tanah dan kemiringan, dasar pertimbangan utama untuk membangun kolam adalah jenis dan kemiringan. Lahan untuk kolam sebaiknya adalah tanah yang liat atau lempung berpasat (sandy clay) sehingga tidak porus. Tanah harus mampu menahan massa air yang besar dan tidak mudah bocor sehingga dapat di buat pematang. Syarat ini tidak berlaku bila kolam dibuat permanen, misalnya dengan kontruksi semen. Lahan untuk lokasi budidaya sebaiknyamempunyai kemiringan 5 - 10 derajat. Kondisi yang demikian akan memudahkan pengairan air secara gravitasi.
  • Kwalitas air, kwalitas air pada lokasi budidaya harus memenuhi perysaratan untuk hidup sehat ikan yang di budidayakan. air harus jenis dan mudah di alirkan, tidak tercemar senyawa beracun, dan juga dapat menumbuhkan pakan alami. Nilai kwalitas air untuk masing-masing jenis ikan air tawar berbeda. Secara umum parameter kwalitas air untuk budidaya ikan yang baik adalah : Suhu air : 25 - 30 drajat C. pH air : 6,5 - 8,5. DO (Oksigen terlarut) : minimal 3 ppm Kadar Anomia (NH3) : maksimal 0,5 ppm.
  • Jauh dari tempat pembuangan limbah, lokasi budidaya harus jauh dari limpah industri maupun limbah rumah tangga. Limbah akan mencemari air sehingga kwalitas air tidak memenuhi syarat untuk pertumbuhan ikan. Bila kadar pencemaran limbah tinggi maka ikan yang di budidayakan akan mati.
  • Selain faktor-faktor di atas, perlu di pertimbangkan juga kemudahan pengadaan sarana produksi. Bila bibit, pakan, dan obat-obatan mudah di peroleh maka biaya produksi akan dapat di tekan. Yang tidak kalah pemtingnya adalah pemasaran, seperti pasar tradisional, supermarket, restoran, hotel, swalayan. Sarana transportasi untuk menuju ke tempat pemasaran pun perlu mendapat perhatian.
Faktor keamanan perlu di pertimbangkan sebelum usaha budidaya di mulai. Gangguan kejahatan, hama penyakit, dan bencana alam dapat mengurangi produksi, bahkan mendatangkan kerugian yang tidak sedikit.
Budidaya Ikan Air Tawar Metode NASA

Kolam untuk budidaya dapat di bedakan menjadi tiga, yaitu kolam air tenang, kolam air deras, kolam terpal.

Kolam Air Tenang
Kolam air tenang cocock untuk budidaya ikan yang bisa hidup di air tenang, seperti gurami, nila, lele dan gabus. Kolam air tenang mempunyai berbagai komponen penting sebagai berikut : 
  1. Pematang, pematang di buat dengan bentuk trapesium, lebih lebar bagian bawah. Hal ini di maksudkan agar tidak mudah longsor. Kemiringan pematang sebaiknya tidak lebih dari 45 derajat. Untuk membuat kolam perlu di lakukan pencangkulan bagian tengah, memindahkan tanahnya ke tepian, membentuk pematang. Intuk mencegah tebing pematang longsor, tebing bisa di tanami rumput pahit (paspalum conjugatum), atau rumput gerinting (cynodon daction). kedalaman kolam pembesaran adalah 100-150cm. Ketinggian air dari dasar kolam bisa di larutkan dari ketinggian 50- 120 cm, tergantung ukur, juga dengan pipa goyang an bibit dan padat penebaran. Saat ikan sudah mulai besar dengan populasi yang padat, ketinggian air bisa di tambahi hingga 120 cm.
  2. Saluran pemasukan dan pembuangan air, saluran pemasukan air (in-let) di buat di dekat saluran utama (main - inlet). atau dari air masuk yang jernih. Saluran pemasukan air harus di buat terpisah dengan saluran pembuangan (out - let ). Dengan adanya sistem air masuk dan keluar yang terpisah, Air bersih tidak akan tercampur dengan air pembuangan sehingga apabila terjadi serangan penyakit, air yang tercemar oleh penyakit akan menulari kolam lain yang masih sehat. hanya air yang bersih yang boleh masuk ke kolam budidaya.
  3. Pemasukan dan pengeluaran air, pemasukan air pada petakan kolam melalui pipa paralon yang sudah di susun sebagai sistem sifron, juga dengan pipa goyang. Mekanisme kerjanya adalah dengan sistem pipa U. jika akan memasuki air, sistem pemasukannya di angkat dan saat membuang air pipa pembuangan di angkat. Pipa goyang terbuat dari pipa pralon (PVC) dengan diameter 3 - 4 cm.
  4. Dasar kolam, untuk memudahkan pengeringan kolam, dasar kolam di buat miring. Drajat kemiringan cukup 1%, yang artinya tiap 100cm, dasar kolam miring 1 cm. kemiringan dasar kolam arahnya ke kowean dan caren.
  5. Kowean dan caren, kowean di buat di tanah kolam atau di pinggir kolam dengan ukuran 1 x 1 x 0,4 m dan di beri tanggul keliling sehingga terbentuk kolam di dalam kolam.Kowean bisa di gunakan untuk bibit, yaitu dengan mengisi kolam hanya pada bagian kowean saja, ataupun di gunakan sebagai tempat menangkap ikan saat panen. Pipa peralon dan keni di pasang eata dengan dasar kowean dan rata dengan tanah di luar kowean. Pipa paralon di bawah kolam di buat dengan lubang- lubang kecil dan di bungkus strimin agar saat pipa goyang di luar kolam maka ikan tidak ikut tersedit keluar. Caren berfungsi sebagai saluran untuk menggiring ikan ke kowean di saat panen. Caren di buat dengan lebar 50 - 70 cm. Selain mempermudah pemanenan, caren juga untuk mengalirkan air sehingga pengaiiran bisa tuntas.


Flag Counter