DISTRIBUTOR RESMI PT NATURAL NUSANTARA N-393316 MELAYANI PENDAFTARAN BARU DISTRIBUTOR DAN MELAYANI PEMBELIAN PRODUK NASA UNTUK SELURUH INDONESIA DAN LUAR NEGERI.HUBUNGI BBM KAMI D1FFBD9D /085232128980 /+ 62 855 7484 4543 / +85298598174

Budidaya Ikan Air Tawar Metode NASA

Budidaya ikan air tawar secara tradisioal maupun intensif bisa di lakukan di kolam dan empang. Budidaya juga bisa di lakukan di perairan umum menggunakan karamba jaring apung. Berbagai metode budidaya bisa di gunakan sesuai potensi daerah masing-masing. Berikut ini di bahas berbagai metode budidaya ikan air tawar. 
Budidaya Ikan Air Tawar Metode NASA

A. Metode Kolam Empang
Kolam pembesaran ikan air tawar bisa di buat di daerah pegunungan maupun dataran rendah. Pemilih lokasi yang tepat dan benar sangat mempengaruhi keberhasilan budidaya ikan air tawar. Beberapa persyaratan untuk dapat melakukan budidaya air tawar adalah sebagai berikut :
  • Sumber air, Lokasi budidaya harus mempunyai sumber air yang memadai. Untuk sumber air bisa berupa sungai, aliran irigasi, maupun mata air. Suplai air sedang mungkin tersadia sepanjang tahun dengan debit yang memadai. Contoh, untuk budidaya ikan karpet ( Cyprinus carpio) memerlukan suplai air dengan debit 10-16 liter/detik/Ha.
  • Jenis tanah dan kemiringan, dasar pertimbangan utama untuk membangun kolam adalah jenis dan kemiringan. Lahan untuk kolam sebaiknya adalah tanah yang liat atau lempung berpasat (sandy clay) sehingga tidak porus. Tanah harus mampu menahan massa air yang besar dan tidak mudah bocor sehingga dapat di buat pematang. Syarat ini tidak berlaku bila kolam dibuat permanen, misalnya dengan kontruksi semen. Lahan untuk lokasi budidaya sebaiknyamempunyai kemiringan 5 - 10 derajat. Kondisi yang demikian akan memudahkan pengairan air secara gravitasi.
  • Kwalitas air, kwalitas air pada lokasi budidaya harus memenuhi perysaratan untuk hidup sehat ikan yang di budidayakan. air harus jenis dan mudah di alirkan, tidak tercemar senyawa beracun, dan juga dapat menumbuhkan pakan alami. Nilai kwalitas air untuk masing-masing jenis ikan air tawar berbeda. Secara umum parameter kwalitas air untuk budidaya ikan yang baik adalah : Suhu air : 25 - 30 drajat C. pH air : 6,5 - 8,5. DO (Oksigen terlarut) : minimal 3 ppm Kadar Anomia (NH3) : maksimal 0,5 ppm.
  • Jauh dari tempat pembuangan limbah, lokasi budidaya harus jauh dari limpah industri maupun limbah rumah tangga. Limbah akan mencemari air sehingga kwalitas air tidak memenuhi syarat untuk pertumbuhan ikan. Bila kadar pencemaran limbah tinggi maka ikan yang di budidayakan akan mati.
  • Selain faktor-faktor di atas, perlu di pertimbangkan juga kemudahan pengadaan sarana produksi. Bila bibit, pakan, dan obat-obatan mudah di peroleh maka biaya produksi akan dapat di tekan. Yang tidak kalah pemtingnya adalah pemasaran, seperti pasar tradisional, supermarket, restoran, hotel, swalayan. Sarana transportasi untuk menuju ke tempat pemasaran pun perlu mendapat perhatian.
Faktor keamanan perlu di pertimbangkan sebelum usaha budidaya di mulai. Gangguan kejahatan, hama penyakit, dan bencana alam dapat mengurangi produksi, bahkan mendatangkan kerugian yang tidak sedikit.
Budidaya Ikan Air Tawar Metode NASA

Kolam untuk budidaya dapat di bedakan menjadi tiga, yaitu kolam air tenang, kolam air deras, kolam terpal.

Kolam Air Tenang
Kolam air tenang cocock untuk budidaya ikan yang bisa hidup di air tenang, seperti gurami, nila, lele dan gabus. Kolam air tenang mempunyai berbagai komponen penting sebagai berikut : 
  1. Pematang, pematang di buat dengan bentuk trapesium, lebih lebar bagian bawah. Hal ini di maksudkan agar tidak mudah longsor. Kemiringan pematang sebaiknya tidak lebih dari 45 derajat. Untuk membuat kolam perlu di lakukan pencangkulan bagian tengah, memindahkan tanahnya ke tepian, membentuk pematang. Intuk mencegah tebing pematang longsor, tebing bisa di tanami rumput pahit (paspalum conjugatum), atau rumput gerinting (cynodon daction). kedalaman kolam pembesaran adalah 100-150cm. Ketinggian air dari dasar kolam bisa di larutkan dari ketinggian 50- 120 cm, tergantung ukur, juga dengan pipa goyang an bibit dan padat penebaran. Saat ikan sudah mulai besar dengan populasi yang padat, ketinggian air bisa di tambahi hingga 120 cm.
  2. Saluran pemasukan dan pembuangan air, saluran pemasukan air (in-let) di buat di dekat saluran utama (main - inlet). atau dari air masuk yang jernih. Saluran pemasukan air harus di buat terpisah dengan saluran pembuangan (out - let ). Dengan adanya sistem air masuk dan keluar yang terpisah, Air bersih tidak akan tercampur dengan air pembuangan sehingga apabila terjadi serangan penyakit, air yang tercemar oleh penyakit akan menulari kolam lain yang masih sehat. hanya air yang bersih yang boleh masuk ke kolam budidaya.
  3. Pemasukan dan pengeluaran air, pemasukan air pada petakan kolam melalui pipa paralon yang sudah di susun sebagai sistem sifron, juga dengan pipa goyang. Mekanisme kerjanya adalah dengan sistem pipa U. jika akan memasuki air, sistem pemasukannya di angkat dan saat membuang air pipa pembuangan di angkat. Pipa goyang terbuat dari pipa pralon (PVC) dengan diameter 3 - 4 cm.
  4. Dasar kolam, untuk memudahkan pengeringan kolam, dasar kolam di buat miring. Drajat kemiringan cukup 1%, yang artinya tiap 100cm, dasar kolam miring 1 cm. kemiringan dasar kolam arahnya ke kowean dan caren.
  5. Kowean dan caren, kowean di buat di tanah kolam atau di pinggir kolam dengan ukuran 1 x 1 x 0,4 m dan di beri tanggul keliling sehingga terbentuk kolam di dalam kolam.Kowean bisa di gunakan untuk bibit, yaitu dengan mengisi kolam hanya pada bagian kowean saja, ataupun di gunakan sebagai tempat menangkap ikan saat panen. Pipa peralon dan keni di pasang eata dengan dasar kowean dan rata dengan tanah di luar kowean. Pipa paralon di bawah kolam di buat dengan lubang- lubang kecil dan di bungkus strimin agar saat pipa goyang di luar kolam maka ikan tidak ikut tersedit keluar. Caren berfungsi sebagai saluran untuk menggiring ikan ke kowean di saat panen. Caren di buat dengan lebar 50 - 70 cm. Selain mempermudah pemanenan, caren juga untuk mengalirkan air sehingga pengaiiran bisa tuntas.


0 comments:

Post a Comment

Flag Counter